Indonesian Chinese (Simplified) English

Pengenalan Tibetan Buddhism

Wajrayana atau kadang ditulis Vajrayana, adalah suatu ajaran Buddha yang di Indonesia lebih sering dikenal dengan nama Tantra atau Tantrayana. Namun banyak juga istilah lain yang digunakan, seperti misalnya: mantrayana, ajaran mantra rahasia, ajaran Buddha eksoterik. Wajrayana adalah merupakan ajaran yang berkembang dari ajaran Buddha Mahayana, dan berbeda dalam hal praktek, bukan dalam hal fil...

Pengenalan Tentang Palyul

Apa itu palyul? Palyul adalah salah satu 6 Biara Induk ari Sekolah Nyingma atau Tradisi Terjemahan Awal dari Buddhisme Tibet. Biara ini didirikan pada tahun 1665 di Provinsi Kham, Tibet Timur (sekarang Baiyu, Sichuan, China) oleh Kunzang Sherab, Pemegang Tahta Pertama Palyul. His Holiness Karma Kuchen Rinpoche (kiri), Pemegang Tahta ke-12 adalah Pemimpin Silsilah Palyul saat ini. Sebagaimana ya...

Selasa, 03 January 2017 11:27

Pengenalan dan Manfaat tentang Praktik Nyungne

Written by
Rate this item
(0 votes)

PENGENALAN

Arti Praktik Nyungne

Praktik puasa Nyungne sangat terkenal, sangat populer dan praktik pemurnian yang mendalam yang banyak dilakukan di Tibet. Satu kali praktik Nyungne terdiri dari 2 hari melakukan praktik. Hari pertama adalah hari pendahuluan dan hari kedua adalah hari berpuasa sebenarnya. Mengambil suatu sumpah yang disebut sumpah Tekchen Sojong, sumpah pentahbisan pemulihan dan pemurnian dari Mahayana dengan jumlah delapan sila, dan pada hari pertama seseorang hanya makan dan minum untuk hari itu saja. Makanan benar-benar dan murni vegetarian yang berarti bebas dari semua yang mengandung daging serta bawang merah, bawang putih, telur dan lain-lain. Hari berikutnya benar-benar berpuasa tanpa makan atau minum dan peserta harus menjaga keheningan atau tidak berbicara sama sekali.
Ini penting dan menghargai praktik puasa yang dilakukan oleh siapapun. Satu-satunya persyaratan adalah bahwa jika bukan seorang Buddhis, anda harus mengambil sumpah perlindungan serta sumpah Bodhisattva, dan anda harus menerima inisiasi Avalokitesvara 1000 Tangan. Asalkan seseorang bersedia menerima ajaran ini, seseorang dipersilahkan berpartisipasi dalam praktek ini.

Asal usul Praktik Nyungne

Asal usul praktik ini adalah sosok yang dihormati dalam sejarah Buddhis yang dikenal sebagai Gelongma Palmo. Dia sebetulnya adalah seorang Putri Afghani selama waktu itu ketika Afghanistan adalah sebuah bangsa besar Buddhis. Padmasambhava, yang dianggap Buddha kedua setelah Sang Buddha, juga dikenal berasal dari daerah tersebut. Dalam buku sejarah Buddhis tempat ini dikenal sebagai Oddiyana, di tempat yang sekarang Barat Laut India. Gelongma Palmo adalah seorang yang sangat terpelajar, sepenuhnya ditahbiskan menjadi biarawati Buddhis yang mengatasi penyakit kusta yang ditakuti  melalui praktik Nyungne yang dilakukannya melalui sebuah penglihatan dari Chenrezig (Avalokitesvara). Tradisi praktik Nyungne yang luar biasa ini dimulai dari silsilah Beliau.

Manfaat secara umum Praktik Nyungne

Bagi mereka yang ingin membuat hidup manusia lebih berarti harus melakukan paling sedikit satu kali praktik Nyungne. Sekali praktik hanya 2 hari saja, tetapi dua hari tersebut dikhawatirkan akan terasa perjalanan yang cukup panjang dan yang tak terbatas. Karena manfaat yang sangat besaar dari praktik ini, sangat dianjurkan mengikuti praktik tersebut secara berkesinambungan dan menurut tradisi Tibet harus mengikuti paling sedikit delapan kali Nyungne dalam hidup ini.
Selama praktik beberapa orang mungkin merasa sedikit lapar dan haus. Tetapi sedikit lapar dan haus adalah benar-benar bernilai yang mana bertujuan benar-benar mengatasi sakit dan penderitaan seseorang di masa yang akan datang dan semua makhluk hidup di dunia ini. Pikirkankan bagaimana beberapa orang bersedia memanjat gunung berbatuan hanya untuk kegembiraan sesaat, dan yang lainnya bersedia mengalami berbagai jenis sakit dan penderitaan hanya untuk tujuan hidup. Hanya ada beberapa menit dan manfaat hidup yang singkat, tetapi orang-orang masih bersedia mengalami kesusahan. Manfaat yang sangat besar dari praktik ini benar-benar lebih besar dari kesulitan yang anda alami selama praktik.
Dalam Sutra of Great Liberation, salah satu doa pemurnian yang sangat mendalam, Sang Buddha mengatakan bahwa jika seseorang melafalkan sutra ini, pemurnian besar seperti itu bisa terjadi walau jika mereka mempunya karma yang menyebabkan terlahir di alam neraka, mereka mungkin hanya mengalami sedikit sakit kepala. Manfaat paktik Nyungne adalah sangat banyak seperti itu, berarti bahwa jika anda menderita sama sekali, itu akan memurnikan karma anda sendiri.
Seorang Praktisi besar Nyungne menulis tentang Nyungne bahwa jika kita dapat menyelesaikan Delapan Kali Nyungne akan membawa kita lebih bersukacita dan bahagia dari pada menerima semua kekayaan di seluruh dunia. Saya ira itu adalah betul, karena manfaat melakukan delapan kali Nyungne membawa kebahagiaan di masa depan selamanya. Sama gembiranya dengan anda menerima seluruh kekayaan di dunia ini, ini hanya untuk waktu yang singkat. Manfaat dari praktik ini benar-benar tanpa batas. Waktu praktik ini sangat singkat hanya 2 hari saja tetapi manfaat dan pahala sangat besar sekali. Dikatakan bahwa manfaat dan pahala mengikuti satu kali praktik Nyungne sama dengan manfaat dan pahala kita melafalkan mantra "Om Mani Padme Hum" setara dengan 100juta kali. Bayangkan untuk melafalkan mantra sebanyak itu membutuhkan waktu berapa lama? Dan manfaatnya juga sama jika seseorang yang tdaik dapat mengikuti paraktik tersebut tetapi ikut perpartispisapi mensponsori orang yang mengikuti Praktik Nyungne atau mensponsori kegiatan Praktik Nyungne tersebut.

*Jangan lewatkan kesempatan yang berharga ini untuk terus menerus melakukan Praktik Nyungne yang paling efektif dalam purifikasi karma buruk dan mengakumulasi pahala kebajikan*

Dibaca 3631 kali Last modified on Selasa, 03 January 2017 11:31

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Three things cannot be long hidden: the sun, the moon, and the truth.

"Buddha"

Jadwal Acara

Copyright © 2016 - Palyul Nyingma Indonesia - All Rights Reserved

Pengunjung: 00000520